Fesyen & Kecantikan : Sexy Lace

Posted by tasya diah safitri safitri Sabtu, 29 Oktober 2011 0 komentar

Sexy Lace

Si seksi kembali lagi! Busana dengan ornamen renda akan hype tahun ini, seiring dengan mulai banyak bermunculannya gaya busana victorian yang sempat populer di era 20-an. Hampir seluruh ajang fashion week dan Red Carpet menyuguhkan lace dalam berbagai cutting.

Jika dulu, aksen lace dianggap hanya pantas dikenakan wanita yang sudah berumur, kini lace tampil dalam bentuk modern, namun tetap menampilkan kesan seksi, mewah dan anggun. Seperti dua bintang legendaris Evita dan Marlene Dietrich yang kerap memakainya untuk tampil memukau.

Di atas panggung runway, lace atau yang sering diklaim sebagai brokat ini dibentuk sedemikian rupa menjadi look baru. Bahan dengan pola berlubang yang ditemukan di akhir abad ke-15 ini memang sangat identik dengan kesannya yang romantis.

Tapi untuk koleksi Spring 2011 kali ini, para desainer papan atas mengemasnya dalam tampilan yang beda. Eksplorasi material bahan yang unpredictable, pilihan warna yang tidak biasa dan mix 'n match yang unik pun dilakukan.

Romantis dengan sedikit twist, edgy dan boyish masuk dalam wacana look baru yang diciptakan dengan cerdas oleh sang perancang busana.

Mengenal Bahan Lace

Bahan renda brokat (lace) identik dengan gaya busana feminin. Bahan dasarnya semacam jaring yang bersifat elastis sehingga bila dikenakan bisa membentuk lekuk tubuh. Lace memiliki arti yang berbeda, tergantung pada masanya.

Di abad 19, bahan brokat renda ini banyak dipakai sebagai baju berduka di kalangan para janda yang dipopulerkan oleh Ratu Victoria. Sedangkan di abad ke-20, bahan lace justru tidak populer karena dianggap kurang modern dan ketinggalan zaman. Mungkin pada masa itu banyak yang mengingat bahan renda sebagai taplak meja zaman kuno atau tirai jendela.

Namun kini, di abad 21, lace justru mendapat tempat penting di dunia fashion. Jangan dikira lace hanya dipakai untuk busana, karena dengan sedikit kreativitas lace bisa membuat tampilan furniture, aksesori, perhiasan, dan benda-benda dekoratif lainnya menjadi lebih cantik dan mewah.

Variasi dan motif bahan renda kini sangat beragam. Dari yang lokal hingga yang sangat halus, seperti renda dari Paris. Menurut Muara Bagdja, pengamat fashion, jenis renda yang paling halus adalah Chantilly (dibaca: syang-ti-li). Renda ini dibuat di Chantilly, bagian utara Paris, Perancis, sejak abad 17.

Ciri khas renda ini adalah motif bunga anyaman di atas jaring berbentuk heksagonal dan halus. Kabarnya, renda ini dibuat dengan tusukan jarum yang sangat halus. Yang paling halus adalah yang dikerjakan dengan tangan. Lace memang favorit para perancang gaun pengantin.

Di tangan mereka, lace berubah menjadi gaun modern yang romantis, cantik, dan feminin. Namun, lace telah menginspirasi banyak perancang untuk menciptakan gaya romantis untuk acara sehari-hari yang populer dengan sebutan gaya victorian.
Ciri khas gaya ini, selain penggunaan lace, juga menggunakan pita, lengan gelembung, lipit, atau rok dengan gelepai ke bawah.



Berminat jadi agent IFA ..? Silahkan klik : DISINI




TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Fesyen & Kecantikan : Sexy Lace
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2011/10/fesyen-kecantikan-sexy-lace.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".