Kisah Sukses : Mall Tempat Favorit Untuk Merekrut Member

Posted by tasya diah safitri safitri Sabtu, 26 November 2011 0 komentar


Mereka yang menunggu sampai memiliki kemampuan untuk melakukan semua kebaikan besar, pada saat bersamaan akan berakhir dengan tidak melakukan apa- apa. Karena kehidupan ini terbentuk dari hal-hal kecil. Kesuksesan sejati terbentuk dari kemampuan diri kita melakukan dengan baik hal-hal kecil tersebut. –Samuel Jhonson-

Mall atau departemen store telah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Tak jarang yang menghabiskan waktu akhir pekan- nya dengan mengunjungi mall, untuk sekedar belanja, nonton bioskop atau hanya sekedar jalan-jalan. Maka tak heran dalam satu kota bisa ditemukan begitu banyak pusat perbelanjaan yang jaraknya berdekatan satu dan lainnya.

Belanja di mall seolah menjadi keharusan bagi sebagian besar orang. Tengok saja, pusat perbelanjaan selalu ramai dikunjungi pada akhir pekan. Jika memasuki hari besar seperti liburan dan tahun baru, jumlah pengunjungnya di pastikan membludak berkali-kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Tapi tak semua orang beranggapan seperti itu, Teguh Sri Rahayu contohnya. Perempuan yang akrab disapa Yayu ini menjadikan mall sebagai tempat untuk mempromosikan IFA, bisnis multi level marketing yang digelutinya. Menurutnya, Mall tempat yang tepat untuk memperkenalkan produk dan merekrut anggota.

Mall menjadi tempat favorit bagi Yayu untuk memperkenalkan IFA dan merekrut orang. Banyak acara-acara di mall yang mendatangkan banyak orang. Semakin banyak yang datang, semakin banyak yang bisa diajak untuk bergabung. Tak jarang Yayu ikut acara-acara yang diadakan MLM-MLM lain, tentu saja tujuannya bukan untuk masuk dalam MLM tersebut tapi mengajak member- member itu bergabung bersama IFA.

Yayu sengaja mengajak member- member MLM lain untuk bergabung bersama IFA. Menurutnya, oarng-orang yang telah terbiasa dengan dunia level marketing hanya butuh sedikit penjelasan akan langsung paham. "Kebetulan sasaran saya itu banyaknya pedagang, banyak juga yang dari MLM sehingga mereka sudah terbiasa dengan MLM. Jadi saya ga perlu menerangkan susah-susah, mereka sudah paham," tuturnya kepada Intrepreneur.

Bisnis berjenjang bukanlah hal baru bagi perempuan kelahiran Cilacap, 16 maret 1976 ini. Pasalnya sebelum bergabung dengan IFA, Yayu telah merasakan asam garam dunia level marketing. Banyak MLM yang pernah diikutinya, semua selalu sama, tak memberikan hasil yang sepadan dengan kerja kerasnya.

Terlanjur mencintai dunia MLM, ibu dari Andra Firyana dan Syahwil dan Raf- fandi ini ini memutuskan untuk mencari MLM lain yang lebih menjanjikan. Akhirnya pilihannya jatuh pada IFA. Isteri dari Saryono ini yakin sistem IFA mudah untuk dijalankan dan bonusnya transparan.

"Setelah bergabung dengan IFA, semua saya tinggalkan. Saya sangat senang dengan IFA. Saya hanya fokus di IFA dan nggak ada yang lain. Sejak gabung di IFA saya baru merasakan, ini loh MLM yang saya cari. Selama bertahun-tahun saya cari baru IFA ini yang benar-benar merasakan dapat bonus dan menghasilkan. Selama ini di MLM lain saya tidak pernah mendapatkan hasilnya. Dalam waktu tiga bulan saya sudah mencapai silver. Cepat sekali perkembangannya."

Mengintip Perjalanan Hidup Yayu
Kemampuannya untuk menjual dan marekrut orang sudah ditempa sejak kecil. Memiliki seorang ibu penjual soto secara tak langsung membuatnya begitu akrab dengan dunia entrepreneur. Sepulang sekolah Yayu langsung membantu ibunya berjualan soto, mulai dari melayani pelanggan hingga membuat bumbu untuk masakan. Semua itu dilakukannya dengan senang hati.

Memasuki masa sekolah menengah atas, Yayu memutuskan untuk tinggal bersama kakaknya di Banjar Negara. Hal itu dilakukan mengingat jarak rumahnya cukup jauh dengan tempatnya bersekolah. Tinggal bersama kakaknya tak berarti kebiasan berdagang itu terhenti. Yayu harus membantu kakaknya menjaga toko klontong di pasar.

Menurutnya, Berdagang itu lebih mengasyikan ketimbang bekerja dengan orang lain. "Ternyata berdagang itu lebih menghasilkan dari pada bekerja dengan orang lain. Dengan berdagang kan saya bisa berkreasi, bisa bertemu dengan banyak orang secara langsung, juga mendapat masukan langsung. Kalau bekerja dengan orang lain kan harus disuruh-suruh, lebih nikmat berdagang lah."

Pengalaman berdagang inilah yang membantunya dalam mengembangkan bisnis IFA. Karirnya kini berada di level IFA Silver Agen (ISA). Jaringannya mencapai 100 orang. Omzet perbulannya di atas 20 juta rupiah. Apa yang dimilikinya tak lantas membuat ibu dua orang anak ini puas. Kedepannya, Yayu menargetkan untuk mendirikan depot di Cijantung.


Sumber : www.ifadahsyat.com



  Mau jadi agent IFA ..? Silahkan klik : DISINI





TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Kisah Sukses : Mall Tempat Favorit Untuk Merekrut Member
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2011/11/kisah-sukses-mall-tempat-favorit-untuk.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".