‘Cuek’ Dengan Ejekan Orang Lain

Posted by tasya diah safitri safitri Rabu, 14 Desember 2011 0 komentar



Deci Adil Poanganan,A.Md (ISA) – Tana Toraja
'Cuek' Dengan Ejekan Orang Lain
YUDI MARHADI


...Semoga ke depan bonus saya semakin meningkat agar saya bisa berbagi dengan sesama yang berkekurangan, itulah salah satu impian saya.


Kadang rasa trauma yang dialami oleh seseorang sulit untuk dilupakan. Itu biasanya akan terus membekas di benak sampai kapanpun. Hal tersebut yang dialami sendiri oleh Deci Adil Poanganan, A.Md. Wanita yang satu ini selalu ingat masa-masa dimana kesulitan ekonomi menghampiri rumah tangganya.

"Saya trauma dengan kejadian yang pernah kami alami terulang kembali dimana suami masih sibuk mencari pekerjaan dan kami menunggu kelahiran anak pertama," ceritanya. Sudah begitu, ditambah saya kehilangan pekerjaan di salah satu Bank Swasta karena diberhentikan akibat banyak bank dilikuidasi.

Sadar akan rasa trauma, Desy, panggilan akrabnya, mencoba mencari penghasilan tambahan selain penghasilan rutin suami dan gajinya sebagai Tata Usaha disalah satu SMK di Tana Toraja. Oleh karenanya, bekal pendidikan yang didapatkan dari Akademi Sekretaris dan Manajemen membuat dirinya untuk bisa belajar hidup mandiri, tidak ingin berpangku tangan walaupun suami sudah punya penghasilan setiap bulan. Sebab, dibenaknya, siapa tahu jika suami tidak mampu bekerja lagi kita masih bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan ketiga anak saya dengan penghasilan lain.

Pucuk dicinta ulam tiba, sekitar pertengahan bulan Januari 2010 Desy kenal dan masuk IFA. Berawal ketika itu, dirinya mendapat telepon dari Lusyen (upline-nya sekarang) diajak untuk mampir ke rumahnya dan bergabung menjadi member. Desy menanyakan, bergerak di bidang apa? Lusyen menjawab kalau menjual menjual fashion, sepatu, cookware, assesories dan lain-lain. Ajakan itu tidak langsung diiyakan Desy, tetapi baru dua hari kemudian dijawab Desy dengan mampir ke rumah Lusyen.

"Dirumah Lusyen saya melihat orderan yang tiba waktu itu, sebanyak 3 tumpukan dus," ujar wanita yang lahir di Toraja ini. Saat itu juga, dirinya langsung membeli starterkit 3 buah, mendaftar dan memasukkan suami dan adik saya sebagai anggota langsung.

Tanpa buang waktu, esok harinya Desy membawa katalog ke tempatnya. Semangatnya bertambah karena ada temannya yang ikut bergabung. Seiring perjalananan waktu, lima bulan bergabung dirinya memutuskan untuk ikut IBTN. Dari ikut Trainning, Desy semakin berkembang seperti sekarang.


Mari wujudkan mimpimu sekarang juga, semangatlah dalam menghadapi tantangan dan rintangan karena semua itu adalah jalan menuju sukses.



Ejeken
Susah susah gampang memang dalam menjalankan usaha. Sebelum bergabung ke IFa, Desy pernah menjajal multilevel lain. Namun karena tidak jelas, akhirnya ditinggalkan. Sekarang Desy fokus di IFA.

"Di IFA sangat trasparan, dalam per- hitungan rabat/bonus/komisi," ungkap istri dari Hengki Tarusaka ,ST ini kepada majalah intrepreneur.

Dengan level IFA Silver Agen (ISA), Desy cukup senang karena belum lama gabung, pada bulan Desember 2010 mendapatkan Kredit Cicilan Sepeda Motor (KCSM). Dengan jumlah jaringan sekitar 400 orang yang tersebar di daerah Tana Toraja ,Toraja Utara, Sorong, Timika, Tangerang dan Soroako, ibu Angelica Maria Vianney, Audrey Chrystalyo Vanrey Tususaka, dan Virginney Paonganan, omzet setiap bulannya sebesar Rp 50 sampai 60 juta.

"Keuntungannya saya gunakan untuk keperluan rumah tangga dan membiayai ketiga anak saya. Semoga ke depan bonus saya semakin meningkat agar saya bisa berbagi dengan sesama yang berkekurangan, itulah salah satu impian saya," tegas Desy. Disamping itu, dirinya berharap mendapatkan KPI (Komisi Perjalanan Ibadah) ke depannya.

Meski sukses menggeluti usaha sampingannya, bukan berarti di lapangan perempuan yang punya mottto hidup 'Never put off till tomorrow what you can do to day' ini tidak menemui hambatan. Dirinya kadangkala mendapat cemohan, ejekan dari orang lain, bahkan pernah dibilangin sales oleh orang di sekitarnya karena hampir setiap hari menenteng plastik IFA. Tapi semua itu didiamkan dan tidak ditanggapi.

Desy termasuk agen yang peduli terhadap membernya. Bayangkan saja, kadang kalau anggotanya tidak sempat ambil barangnya, dirinya mengantarkan.

"Saya mengantarkan karena ingin memberikan pelayanan kepada anggota. Sebab ini cukup penting," katanya.

Ke depan, wanita yang dilahirkan pada tanggal 2 Desember 1971 berharap bisa terus mengembangkan jaringan ke luar kota. Sebab menurutnya, produk IFA banyak yang suka sehingga jadi mudah untuk dipasarkan.

Bagi para member yang masih tertidur, Desy hanya berpesan untuk bangun dan bangkit. Mari wujudkan mimpimu sekarang juga, semangatlah dalam menghadapi tantangan dan rintangan karena semua itu adalah jalan menuju sukses.


Sumber : www.ifadahsyat.com


Mau jadi agent IFA ..? Silahkan klik : DISINI



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: ‘Cuek’ Dengan Ejekan Orang Lain
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2011/12/cuek-dengan-ejekan-orang-lain.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".