Woww.... Desainer Indonesia Kian Mendunia

Posted by tasya diah safitri safitri Jumat, 09 Desember 2011 0 komentar
detail berita
Priyo Oktaviano/kiri (Foto: fashionesedaily)

INDONESIA mencatat prestasi yang terbilang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Semakin banyak desainer Tanah Air yang telah memantapkan namanya di panggung internasional.

Priyo Oktaviano, Auguste Soesastro, Farah Angsana, Didit Hediprasetyo, Harry Halim, Liquica Anggraini, dan Ardistia Dwiasri adalah barisan desainer muda yang patut diberi acungan jempol. Mereka berhasil mengibarkan bendera mode Indonesia di panggung internasional.

Di mata dunia, fesyen Indonesia sebenarnya terbilang potensial. Terbukti dari produk Tanah Air yang selalu laris manis jika diboyong ke mancanegara, terutama jika dibuat dari tekstil Nusantara. Para desainer tersebut berhasil membuktikan bahwa mode Indonesia mampu bersaing dengan desainer kelas dunia, bahkan memberi embusan angin segar melalui sentuhan etnik, baik dari penggunaan kain maupun cutting bergaris tradisional.

Sebelum para desainer muda tersebut "unjuk aksi", beberapa desainer Tanah Air sudah lebih dulu menancapkan kuku di pasar global dengan mengikuti fashion week internasional, seperti Hong Kong Fashion Week, Singapore Fashion Festival, ataupun London Fashion Week.

Ali Charisma yang kerap mondar-mandir di panggung Hong Kong, melihat partisipasi desainer Indonesia di panggung mancanegara sebagai kesempatan untuk mempromosikan perancang Indonesia sekaligus mempelajari seluk-beluk bisnis mode internasional.

"Yang pasti, saya dapat belajar mengenai konsep bisnis mode yang komprehensif, dari hulu sampai hilir," kata dia.

Namun, Auguste, Farah, Didit, Liquica, dan Ardistia berhasil membawa bendera Indonesia ke level yang lebih tinggi.Tidak memulai di TanahAir dan kemudian membawa label mereka ke panggung global. Sebaliknya, mereka memulai langsung di catwalk internasional.

Farah, Auguste, Liquica, dan Ardistia berjaya di panggung New York, sementara Didit dan Harry menggebrak Paris. Pada September lalu, Farah, desainer kelahiran Medan ini mempersembahkan koleksi bertema oriental di panggung New York Fashion Week.

Farah menyebutkan bahwa koleksi tersebut terinspirasi dari tradisi hanami di Jepang, juga dari lukisan yang dilihatnya di galeri seni Shanghai. Kepada Seputar Indonesia, Farah berujar, kendati tidak tinggal di Indonesia dan memiliki basis bisnis di Zurich, Swiss, Indonesia selalu tetap ada di hatinya.

"Saya selalu mengatakan bahwa saya adalah desainer yang lahir di Indonesia. Karena itu, saya selalu membawa Indonesia ke mana pun saya melakukan pertunjukan," ujar dia, yang selalu merasa bangga bisa menjadi orang Indonesia yang berpartisipasi di ajang pekan mode internasional.

Farah juga merupakan desainer kelahiran Indonesia pertama yang bisa mempertunjukkan koleksinya di Paris Fashion Week. Farah juga mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial dan memasuki pasar Indonesia merupakan salah satu agenda besar Farah.

"Saya percaya bahwa konsumen Indonesia sangat sadar mode dan hal tersebut membuat saya sangat terkesan," ujar dia.

Selain Farah, panggung New York juga diramaikan oleh label Raden Roro yang dibesut Liquica Anggraini. Desainer muda tersebut memulai debutnya di dunia mode internasional pada 2008 dengan membawa Raden Roro yang mengusung gaya etnik Indonesia dalam kemasan modern.

Seperti juga Farah, Liquica tidak memiliki basis bisnis di Indonesia,melainkan di New York, di mana desain, produksi, dan manufaktur Raden Roro berlokasi. Tidak jauh berbeda dengan Ardistia yang membawa label Ardistia New York.

Ardistia Dwiasri merilis koleksi debutnya pada 2007 setelah menimba ilmu di Gap, Ann Taylor, Tommy Hilfiger, dan Diane von Furstenberg. Gadis lulusan sekolah mode Parsons ini juga menjadi pemenang kompetisi mode Biore/Gen Art Fashion Award, dengan koleksi yang sudah terjual luas di seluruh Amerika Serikat, Kanada, Eropa dan Asia.

Di Indonesia, Ardistia beberapa kali melakukan pergelaran busana, baik dalam ajang belanja fesyen maupun pagelaran busana yang bersifat privasi atau untuk kalangan terbatas di Indonesia.

"Konsep label Ardistia New York memang kami pilih untuk memantapkan terlebih dulu di New York sebelum akhirnya melebarkan sayap di negara-negara lain, termasuk Indonesia. Teman-teman dari Indonesia yang ingin lihat koleksi terbaru saya, biasanya hanya saya undang ke acara private shopping. Tapi sekarang, label Ardistia New York semakin banyak dicari di Jakarta," ujar desainer yang sudah membuka butik di Pacific Place, Jakarta. (ftr)

 Sumber : okezone.com


Mau jadi agent IFA ..? Silahkan klik : DISINI



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Woww.... Desainer Indonesia Kian Mendunia
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2011/12/woww-desainer-indonesia-kian-mendunia.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".