Passion, Fokus, Ide, dan 5 Sifat Lain untuk Sukses

Posted by tasya diah safitri safitri Rabu, 21 Maret 2012 0 komentar

Siapa tak kenal Stephen King? Sangat mungkin ada yang tidak mengetahui nama pengarang Amerika yang sangat popular dengan spesialisiasinya dalam kisah-kisah thriller itu. Beberapa tahun yang lampau, yang tidak mengenal namanya jauh lebih banyak, termasuk penerbit di negeri Paman Sam itu.

blog-to-be-greatAda suatu masa ketika tulisan-tulisan King ditolak oleh penerbit. Setiap kali ditolak, surat penolakan tidak ia buang, melainkan ia paku di papan yang tergantung di dinding rumah. Makin lama, surat penolakan makin banyak hingga akhirnya paku itu tidak kuat menahannya. "Aku menggantinya dengan paku beton yang lebih kuat dan terus menulis," kata King.

Buku pertama John Grisham terbit setelah ditolak oleh lebih dari 30 penerbit. Sementara, Seth Godin, yang dikenal dengan gagasan-gagasannya yang unik, mengaku memperoleh 950 surat penolakan sebelum bisa menjual buku pertamanya.

Ketiga nama tadi kini mashur hingga di sini. Apa yang ingin disampaikan oleh Richard St. John dengan kisah mereka tak lain adalah penolakan jangan sampai mematikan semangat untuk meraih keberhasilan. "Anggaplah penolakan itu sebagai lencana kehormatan," tulis John dalam bukunya yang inspiratif, To Be Great (Gramedia, 2011).

Di sini, terjemahan karya John tersebut sudah dicetak tiga kali dalam waktu enam bulan. Memang pantas John mendapatkan apresiasi ini. Ia menyarikan kisah-kisah yang dituturkan oleh orang-orang sukses dan menunjukkan polanya yang jelas ihwal bagaimana cara terbaik meraih keberhasilan.

Terdapat delapan sifat untuk sukses, menurut John, yakni passion, kerja, fokus, motivasi, ide, pengembangan diri, melayani, dan tekun. Ia terus mencari kesamaan ciri-ciri yang dimiliki orang sukses. Ia wawancarai lebih dari 500 orang untuk menemukan rahasia di balik keberhasilan seseorang.

Orang-orang sukses selalu memiliki passion. Mereka mencintai pekerjaan mereka. Artinya, mereka juga bekerja keras untuk bisa meraih sukses. Motivasi, tentu saja, berperan penting untuk memacu diri. Motivasi, passion, dan kerja keras saling bertautan dan mendorong seseorang untuk menemuka mutiara dalam aktivitas yang mereka kerjakan.

Orang-orang sukses juga menawarkan ide-ide yang bagus. Martha Stewart mendapatkan ide bagus dengan banyak bertanya: "Apa yang Anda beli? Mengapa Anda membeli ini? Dst." Mereka juga tidak jemu untuk terus mengembangkan diri maupun mengembangkan ide yang mereka telurkan.

Ciri lain yang menarik ialah mereka melayani orang lain dengan nilai. Sikap melayani orang lain ini membuat mereka berusaha menemukan solusi atas persoalan yang dihadapi orang lain. Steve Jobs pernah mengatakan, konsumen itu tidak tahu apa yang mereka butuhkan. "Kitalah yang memikirkan dan membuatkannya untuk mereka," ujarnya.

Dua ciri lainnya ialah fokus pada satu hal, bukan pada semua hal yang membuat perhatian terpecah kemana-mana. Mereka tekun dan tahan banting menghadapi waktu, kegagalan, dan kemalangan. Kejatuhan tidak membuat mereka patah arang, melainkan bangkit lagi. Persis seperti yang dilakukan tiga orang penulis di awal tulisan ini, penolakan mereka perlakukan sebagai lencana kehormatan yang memacu motivasi untuk terus menulis.

To Be Great merupakan karya pertama John yang mencerahkan. Ini karya pertama yang luar biasa dari seseorang yang mengaku bukan orang terkenal dan pemalu. John sudah membuktikan sendiri keampuhan delapan sifat yang ia sarikan dari keberhasilan orang lain.

(tempo.co)
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Passion, Fokus, Ide, dan 5 Sifat Lain untuk Sukses
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2012/03/passion-fokus-ide-dan-5-sifat-lain.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".