Luar biasa .. Seorang Pedagang Sayur Sanggup Menyumbang Rp 3,1 Miliar

Posted by tasya diah safitri safitri Senin, 30 Juli 2012 0 komentar
   
CNA via Taipei Times Chen Shu-shu di lapaknya yang sederhana di Pasar Pusat Taitung, Taiwan. Pedagang sayur itu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk disumbangkan ke sejumlah yayasan, terutama yang berhubungan dengan anak-anak. 
 
Seseorang tidak perlu menjadi kaya untuk berbagi rezeki. Itulah yang dilakukan Chen Shu-shu, seorang pedagang sayur di sebuah pasar di Taitung, Taiwan.
Selama bertahun-tahun Chen menyisihkan sebagian dari keuntungan berjualan sayur itu untuk disumbangkan ke sejumlah yayasan sosial, terutama yang berhubungan dengan anak-anak.
Bila ditotal hingga hari ini, Chen sudah menyumbang hingga 10 juta dollar Taiwan, atau sekitar Rp 3,1 miliar. Dari sumbangannya itu, Chen sudah membantu pembangunan perpustakaan dan penampungan anak-anak telantar, juga keluarga yang kehilangan rumah akibat bencana, seperti dilaporkan Taipei Times, Jumat (27/7/2012).
"Uang itu hanya berguna bila digunakan untuk orang-orang yang memerlukannya. Saya merasa bahagia bila bisa menolong orang lain," kata perempuan 61 tahun itu dalam suatu kesempatan.
Aksi sosialnya itu ternyata mendapat pengakuan dunia. Pada 23 Juli lalu, namanya diumumkan sebagai salah satu penerima penghargaan bergengsi Ramon Magsaysay, sebagai bentuk pengakuan antas komitmennya membantu orang-orang yang kurang beruntung.

Yayasan Penghargaan Ramon Magsaysay, yang berpusat di Manila, Filipina, memuji Chen atas "pemberian pribadinya, yang mencerminkan kasih yang dalam, konsisten, dan tanpa hiruk-pikuk, dan yang telah mengubah kehidupan banyak warga Taiwan yang ditolongnya."

Perempuan itu sibuk menata sayuran dagangannya ketika para wartawan mendekatinya di Pasar Pusat Taitung, Kamis (26/7/2012), Taipei Times melaporkan. Dia tidak memberi jawab jelas apakah akan ke Manila untuk menerima langsung penghargaan tersebut pada 31 Agustus mendatang.

Namun Komisaris Kota Taitung Justin Huang mendorongnya agar berangkat ke ibukota Filipina itu. Pada Rabu (25/7/2012), juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Steve Hsia, berjanji membantu keberangkatan itu agar Chen bisa menerima langsung penghargaan yang disebut sebagai Hadiah Nobel Asia itu.
Ini bukan penghargaan pertama bagi Chen. Pada 2010, Forbes Asia memilihnya sebagi satu dari 48 Pahlawan Filantropi. Pada tahun yang sama, majalah Time memasukkannya dalam daftar 100 Orang Paling Berpengaruh. Namanya berada di urutan kedelapan untuk ketegori "pahlawan".
Chen berusia 13 tahun ketika dia mulai membantu ayahnya berjualan sayur. Ibunya meninggal saat melahirkan adiknya yang kedelapan. Keluarga itu tidak memiliki cukup uang untuk membawa sang ibu ke rumah sakit untuk melahirkan. Setelah lulus dari sekolah dasar, Chen tidak punya lagi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Setiap bulan, dia menyumbangkan 36.000 dollar Taiwan untuk tiga anak di sebuah panti asuhan. Chen berencana menabung hingga 10 juta dollar Taiwan untuk mendirikan yayasan untuk menampung bantuan bagi orang miskin.
Selain Chen Shu-shu, penerima penghargaan Ramon Magsaysay tahun ini adalah Ambrosius Ruwindrijarto (Indonesia), Kulandei Francis (India), Syeda Rizwana Hasan (Bangladesh), Yang Saing Koma (Kamboja).
 
Sumber :Taipei Times


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Luar biasa .. Seorang Pedagang Sayur Sanggup Menyumbang Rp 3,1 Miliar
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2012/07/luar-biasa-seorang-pedagang-sayur.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".