4 Problem Seks Paling Umum pada Perempuan

Posted by tasya diah safitri safitri Senin, 08 Oktober 2012 0 komentar

Menggelitik bisa merangsang gairah seksual seseorang.

Masalah disfungsi seksual selama ini lebih banyak menyoroti sisi kaum pria saja. Padahal, kondisi tersebut bisa juga terjadi pada perempuan. Umumnya, masalah disfungsi seksual baik pada pria maupun perempuan dipicu oleh berbagai gangguan dan penyakit, baik fisik maupun mental.


Disfungsi seksual pada perempuan bisa terjadi pada usia berapa pun. Tetapi, masalah ini umumnya muncul pascamelahirkan atau selama proses menopause. Berikut ini adalah beberapa masalah paling umum yang terkait dengan disfungsi seksual pada perempuan:

1. Terganggunya gairah

Masalah disfungsi seksual pada perempuan salah satu penyebabnya adalah kurang memiliki gairah seksual atau minat dalam seks. Dalam kondisi ini, banyak faktor yang dapat memengaruhi termasuk di antaranya perubahan hormonal, kondisi medis dan perawatan (misalnya, penyakit kanker dan kemoterapi), depresi, kehamilan, stres, dan kelelahan. Kebosanan dengan rutinitas seksual yang teratur juga dapat berkontribusi pada kurangnya antusiasme untuk melakukan hubungan seks.

2. Tidak terangsang

Pada perempuan, ketidakmampuan untuk terangsang secara fisik selama aktivitas seksual akan menyebabkan pelumasan pada vagina tidak cukup. Ketidakmampuan untuk menjadi terangsang mungkin juga berkaitan dengan timbulnya rasa cemas. Di samping itu, beberapa penelitian kini juga sedang menyelidiki sejauh mana hubungan masalah aliran darah pada daerah organ genital perempuan dapat mempengaruhi gairah dalam melakukan hubungan seks.

3. Sulit orgasme (anorgasmia)


Anorgasmia adalah istilah medis untuk masalah kesulitan mencapai orgasme secara teratur setelah stimulasi seksual yang cukup. Anorgasmia sebenarnya adalah kejadian yang sangat umum, yang mempengaruhi setidaknya 1 dari 5 wanita di seluruh dunia. Hal ini dapat disebabkan oleh penghambatan seksual wanita, pengalaman, kurangnya pengetahuan, dan faktor psikologis seperti rasa bersalah, kecemasan, atau trauma seksual masa lalu. Faktor lainnya yang berkontribusi terhadap anorgasmia termasuk konsumsi obat-obatan tertentu, dan penyakit kronis.

4. Nyeri saat berhubungan

Nyeri saat berhubungan seksual dapat disebabkan oleh sejumlah masalah, termasuk endometriosis, massa panggul, kista, vaginitis, sedikitnya pelumasan, adanya jaringan parut dari operasi, atau penyakit menular seksual. Selain itu suatu kondisi seperti rasa takut ketika melakukan penetrasi juga akan memicu nyeri saat senggama. Hal ini bisa terjadi akibat fobia seksual atau pengalaman traumatik sebelumnya.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: 4 Problem Seks Paling Umum pada Perempuan
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2012/10/4-problem-seks-paling-umum-pada.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".