Ibu Negara, Fashion Icon Baru Pengganti Model & Celeb

Posted by tasya diah safitri safitri Selasa, 16 April 2013 0 komentar

Mengikuti jejak Jackie O yang tampil stylish di era-nya, banyak first ladies di seluruh dunia yang tak malu-malu lagi untuk merengkuh fashion sebagai personal statement. Bahkan menjadi cover majalah Vogue.

Nadine Heredia, Michelle Obama

Nadine Heredia, Michelle Obama

Tidak sejak era Jackie Kennedy Onassis seorang istri Presiden menjadi fashion icon tersendiri, dan incaran banyak desainer untuk didandani. Beberapa tahun terakhir nampaknya menjadi momen tersendiri bagi para first ladies untuk tampil memukau di depan umum. Pilihan-pilihan fashion yang mereka lakukan bukan hanya memikat mata, tapi juga penggerak bisnis fashion itu sendiri.

Michelle Obama effect, contoh pertama. Selain melambungkan nama Jason Wu, Michelle juga menjadi penggerak bisnis retail – tanpa ia sadari. Perjalanan internasional yang ia lakukan bersama suami di sepanjang tahun 2008 dan 2009 saja mampu menghasilkan US 2.7 miliar Dollar untuk bisnis fashion dan retail, dari 189 kali kemunculannya di publik.


Kate Middleton

Berikutnya, Kate effect. Merujuk pada siapa lagi, kalau bukan Kate Middleton. Selain menunjukkan selera khusus pada Alexander McQueen, kesukaan Kate pada recycled fashion menjadi risiko tersendiri bagi industri retail. Beberapa label berusaha mengikuti tren yang Kate ciptakan. Kate yang kabarnya gemar membeli koleksi-koleksi penghabisan sebuah label, membuat label-label yang lain pun merilis ulang beberapa koleksi yang sebenarnya sudah habis.

On the other hand, gaun-gaun mahal sampai aksesori yang dikenakan Kate di kemunculan publiknya, kemudian ditiru (knock offs) oleh label-label murah. Label perhiasan Links of London, yang dikenakan Kate, terpaksa merugi besar karena salah satu desain mereka kemudian banyak ditiru. Links of London akhirnya menggunakan jasa sebuah agensi digital untuk melindungi hak cipta desain perhiasan mereka.

.

Peng Liyuan

Peng Liyuan

Asia tidak ingin ketinggalan. Baru-baru ini Peng Liyuan, istri dari Presiden China Xi Jinping, menimbulkan diskusi hebat di internet. Perempuan berusia 50 tahun ini tiba-tiba saja menjadi icon fashion baru di daratan China setelah ia tampak menggenggam sebuah tas yang kini banyak diserbu. Situs label tas tersebut sampai down karena traffic yang meningkat drastis. Peng terlihat menjinjing handbag dari label Exception saat menemani sang suami melakukan kunjungan kenegaraan di Rusia.

Exception sendiri adalah sebuah local brand di China, yang muncul di era 1990an dengan sentuhan rock and roll di banyak desainnya. Sesuatu yang sangat kontras untuk sosok first lady di sebuah negara seperti China. Banyak pengamat fashion di China menganggap ini sebagai langkah segar, bagi bangkitnya dukungan untuk local retailers setelah selama ini para konglomerat kaya di sana lebih menjadi konsumen brand-brand Eropa. Tidak hanya pilihan handbag nya yang menurut banyak pihak 'smart' atau 'sophisticated,' pertama kalinya dalam sejarah seorang first lady di China mengenakan chic coat dengan siluet modern – nampaknya akan segera jadi signature look tersendiri buat Peng.

Perempuan satu ini juga sedang banyak dibicarakan. Bila belum banyak yang mengenalnya, masih wajar. Dalam usia 38 tahun, Nadine Heredia adalah Ibu Negara untuk Peru. Perempuan yang mengenyam pendidikan di Eropa ini sangat populer di negaranya, bahkan daripada sang suami sendiri. Sehingga banyak yang menganggap bahwa Nadine akan meneruskan jejak sang suami sebagai Presiden, saat ia pensiun nanti. Kami tentu nggak ingin membicarakan karir politiknya, karena pilihan-pilihan gaun yang ia kenakan sebagai Ibu Negara sangat chic. Pantas. Bagaimana seorang Ibu Negara seharusnya. Nggak heran, ia pun sering menjadi cover majalah-majalah sosialita setempat.

Nadine Heredia  and Mario Testino

Nadine Heredia and Mario Testino

Meski kami belum bisa memastikan siapa saja perancang yang baju yang ia kenakan, tapi pilihan-pilihan yang smart menjadikannya first lady dengan personal style yang seimbang dengan kharisma politiknya. Baik itu dalam gaun merah berleher rendah tanpa lengan yang chic saat bertemu dengan Presiden Obama dan istrinya. Another chic sleeveless dress, juga berleher rendah dengan print art deco yang ia kenakan saat bertemu dengan Mario Testino. Nampaknya, Nadine memang menggemari gaun sackdress tanpa lengan. Karena gaun seperti itu juga yang ia pakai, kali ini dengan print floral yang cantik, saat bertemu Hillary Clinton. Kita pasti akan semakin sering mendengar tentang Nadine, dan melihat pilihan fashion-nya yang elegan.

Ibu Negara nampak menjadi fashion project tersendiri saat ini. Para desainer tentu bangga, saat rancangan mereka dikenakan perempuan nomor satu di negaranya masing-masing. Tapi yang perlu diingat memang mendandani Ibu Negara penuh risiko. Pilihan fashion-nya harus mewakiliki negara itu sendiri, tidak melulu fashionable, tapi nilai elegan yang harus melekat padanya sebagai sebuah simbol negara .

 

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Ibu Negara, Fashion Icon Baru Pengganti Model & Celeb
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2013/04/ibu-negara-fashion-icon-baru-pengganti.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".