Pentingnya Pola Asuh Demokratis pada Anak

Posted by tasya diah safitri safitri Kamis, 09 Mei 2013 0 komentar

Ilusrasi ibu dan anak-anak

Anak kecil bukan orang dewasa berukuran mini. Dengan kepribadian dan dunia yang khas, orangtua harus memasuki dunia anak-anak untuk memahami dan mengenal siapa diri mereka. Dengan memasuki dunia anak, para orangtua akan lebih mengetahui dan menghargai berbagai kelebihan serta kekurangan anak.


Menurut psikologTika Bisono, orang tua perlu memahami dan mengenal dunia anak mereka untuk mengembangkan pola asuh yang demokratis.

"Nantinya pola asuh akan lebih demokratis. Tidak ada pemaksaan antar anak dan orangtua," kata psikolog Tika Bisono, Sabtu (27/4/2013) di Jakarta.

Pola asuh demokratis memungkinkan orangtua dan anak saling menyesuaikan diri dengan berbagai keadaan dirinya. Pola asuh demokratis, papar Tika, memprioritaskan kepentingan anak, tetapi tidak ragu dalam mengendalikan mereka.

Orang tua seperti ini bersikap rasional dan selalu mendasari tindakannya pada pemikiran. Orang tua tipe ini juga bersikap realistis terhadap kemampuan anak. Mereka tidak berharap lebih pada kemampuan yang dimiliki anak. Orang tua demokratis  juga memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih. Mereka juga membebaskan anak dalam memutuskan suatu tindakan. Apabila hendak menasehati, orangtua demokratis selalu melakukannya dengan pendekatan yang hangat.

Pola asuh demokratis cocok diterapkan pada usia 6-12 tahun. Pada tahap ini anak mulai mampu memilih apa yang diminati. Anak juga tertarik pada hal baru, dan cenderung bosan pada sesuatu yang monoton. Yang lebih penting, menurut Tika, anak mulai faham hal yang bersifat konseptual seperti hak dan kewajiban.

"Demokratis mengharuskan orangtua memberi alasan logis pada tiap aturan yang diberikan, jadi tidak asal suruh. Pola asuh demokratis memungkinkan anak bebas tapi tetap bisa bertanggungjawab," kata Tika.

Dengan kebebasan yang ada, pola asuh demokratis memungkinkan anak dan orangtua berekspresi terkait keadaan di sekelilingnya. Sehingga, orangtua harus memperhatikan dengan tepat kapan ekspresi dan mood anak berubah. Perubahan mood akan menentukan cara berkomunikasi antar orangtua dan anak, sehingga menjadi lebih efektif.

Sumber: kompas.com

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Pentingnya Pola Asuh Demokratis pada Anak
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2013/05/pentingnya-pola-asuh-demokratis-pada.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".