Celana Bahan Katun Terbaik Untuk Iklim Tropis

Posted by tasya diah safitri safitri Selasa, 01 Oktober 2013 0 komentar


(c) shutterstock.com

Celana dalam pria berbahan katun merupakan yang terbaik dipakai di Indonesia yang beriklim tropis karena memungkinkan organ genital menghirup udara segar dan tetap kering.

"Sebaiknya gunakan bahan celana dalam yang terbuat dari katun karena nyaman, menyerap keringat dan tidak panas. Berbeda dengan bahan polister yang panas dan tidak menyerap keringat," kata Chief Operating Officer Rider Hanan Supangkat melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Selain pemilihan bahan, Hanan juga mengingatkan untuk menggunakan celana dalam yang longgar saat tidur. Celana dalam yang terlalu ketat dapat memengaruhi hormon kesuburan pria dan menimbulkan iritasi akibat jamur dan virus akibat kurangnya udara.

Hanan mengatakan kebiasaan orang Indonesia kurang memperhatikan kesehatan bagian terpenting dari tubuhnya sehingga seringkali membeli celana dalam bukan karena segi kesehatan tapi warna dan bentuknya.

"Produk celana dalam Rider, bahannya 100 persen katun dan desain serta warnanya semakin beragam. Rider juga memiliki celana dalam dengan anti bakteri. Meskipun sudah berkeringat atau basah, tidak akan berjamur," katanya berpromosi.

Setiap tahun Rider memproduksi 3,5 juta lusin celana dalam. Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, produknya juga diekspor ke beberapa negara ASEAN dan Amerika

Sumber: vemale.com

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Celana Bahan Katun Terbaik Untuk Iklim Tropis
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2013/10/celana-bahan-katun-terbaik-untuk-iklim.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".