Menuju “Puncak” Asmara di Malam Berhujan

Posted by tasya diah safitri safitri Rabu, 15 Januari 2014 0 komentar
Menuju
Ilustrasi

Di malam berhujan seperti sekarang, memang paling asyik dilalui dengan bermanja-manjaan bersama suami. Udara yang dingin membuat pelukan suami terasa hangat dan membuai perasaan, nikmatilah dengan perhatian penuh hanya tertuju pada suami, supaya "pendakian" menuju "puncak" asmara berjalan mulus tanpa kendala berarti.

Siapa yang tidak ingin merasakan sensasi bercinta yang lebih seru dan menggebu?  Semua pasangan suami istri, jika diajukan pertanyaan seperti ini, mungkin saja langsung mengacungkan ibu jari tanda setuju.

Salah satu cara agar kehidupan seks dengan suami tak berjalan monoton adalah Anda harus menjadi seorang istri yang kreatif dalam menciptakan variasi gaya dan membangun mood bercinta, yang panas serta membangkitkan gairah, hingga akhirnya mencapai tahap "puncak" asmara yang sarat "ledakan" dan kenikmatan yang berlipat ganda.

Menurut Rob Bell, penulis Sex God: Exploring the Endless Connections between Sexuality and Sprituality, seperti dikutip dari Glamour, "Salah satu yang membuat acara bercinta berjalan datar-datar saja adalah pasangan yang memikirkan banyak hal ketika sedang beraksi. Banyak pasangan yang meremehkan hal ini, menurut mereka, terbersit pikiran soal meeting esok hari saat bercinta bukanlah hal yang mengganggu, ini salah besar!"

Setiap distraksi yang Anda rasakan secara psikologis akan memunculkan percikan konflik dan  rangsangan non-seksual di otak, di mana hal ini secara otomatis akan mengurangi kenikmatan. Walaupun tak bisa dimungkiri bahwa, tidak mudah untuk menghalau hadirnya pikiran lain ketika sedang asik menikmati intimasi bersama suami.

Nah, mengenai konsentrasi saat bercinta, Rob menawarkan trik yang mungkin dapat membantu Anda agar bisa berkonsentrasi. "Pusatkan perhatian pada kenikmatan saat Mr. P tengah mengeksplorasi kemampuannya saat berpenetrasi pada Miss Cherry. Rasakan setiap gerakan dan tekanan pada tubuh Anda. Dengan meresapi seluruh tahapan permainan pada tubuh, membuat pikiran tergiring untuk berpusat pada apa yang terjadi," terang Rob.

Selain itu, supaya tidak bosan, beranilah mengarahkan suami kapan untuk berganti posisi atau siapa yang pegang kendali. Di sela-sela bercinta, jangan lupa untuk beberapa kali menarik napas dalam-dalam secara perlahan hingga terasa ke bagian perut, menurut Rob metode pernapasan yang demikian membantu pikiran dan tubuh lebih rileks. Sehingga "pendakian" Anda dan suami menuju fase klimaks, akan terasa lebih mudah dan penuh hasrat meletup-letup hingga akhir tahapan bercinta. 

Sumber : Glamour
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Menuju “Puncak” Asmara di Malam Berhujan
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2014/01/menuju-puncak-asmara-di-malam-berhujan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".