Mengapa Ibu Mertua dan Menantu Perempuan Jarang Akur?

Posted by tasya diah safitri safitri Jumat, 04 April 2014 0 komentar

Ilustrasi

Hubungan buruk antara ibu mertua dan menantu wanitanya acap kali menjadi perdebatan yang menarik untuk dibahas. Sebab, tidak banyak perempuan yang memiliki hubungan yang hangat dengan ibu mertua mereka.

Ieda Purnomo Sigit Sidhi, SPsi mengungkapkan, ketidakharmonisan tersebut timbul karena di antara kedua perempuan di antara satu pria menciptakan persaingan. Mereka saling mengukur siapa yang lebih disayangi, dicintai, atau diperhatikan oleh pria yang menjadi suami (si istri) atau anak (si mertua).

Ieda menambahkan, secara garis besar, hal itu disebabkan oleh tiga hal: cinta, perhatian, dan finansial. Pokoknya, segala hal yang dibutuhkan dalam hidup. 

"Yang perlu diingat, kondisi di Indonesia berbeda dengan di India. Di India, posisi menantu perempuan kalah oleh ibu mertuanya. Soalnya di sana tidak ada sistem kasta dan uang mahar. Sementara budaya itu tidak ada di sini," tuturnya.

Karena itu, Ieda menyarankan, untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya aturan main sudah ditetapkan serba jelas sedari awal. Sebelum menikah, calon pasangan harus tahu secara jelas dan bisa mengenal masing-masing keluarga sedalam-dalamnya. Memang, hal ini tidak bisa menjamin 100 persen takkan muncul konflik. Namun, setidaknya bisa meredakan perbedaan yang ada.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Mengapa Ibu Mertua dan Menantu Perempuan Jarang Akur?
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2014/04/mengapa-ibu-mertua-dan-menantu.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".