Penggunaan Keliru, Sabun Antibakteri Justru Berdampak Negatif

Posted by tasya diah safitri safitri Kamis, 03 April 2014 0 komentar

Ilustrasi

Sabun antibakteri kini sudah menjadi produk yang tersedia hampir di setiap rumah. Sayangnya, penggunaan sabun antibakteri di rumah ternyata tak efektif membunuh kuman dan justru berdampak negatif. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan produk antibakteri secara keliru.

Dalam dua dekade terakhir, jumlah produk yang mengandung zat antimikroba triklosan dan trikloarban meningkat cepat. Saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai 2.000 jenis produk. Produk antibakteri tersebut meliputi sabun, detergen, pasta gigi, pakaian, bahkan dot bayi.

Sebagai akibatnya, banyak orang kini semakin sering terpapar zat kimia ini. Menurut Rolf Halden, direktur Center for Environmental Security di Arizona State University, tiga perempat orang Amerika terdeteksi memiliki kadar triklosan di urin mereka.

Produk antibakteri sebenarnya efektif membunuh mikoorganisme di rumah sakit dan tempat layanan kesehatan lain. Pasta gigi yang mengandung triklosan juga diketahui membantu orang yang menderita penyakit gusi gingivitis.

Namun menurut Halden, sebagian besar produk antibakteri yang digunakan di rumah tidak lebih bermanfaat dibandingkan dengan sabun biasa.

Berkurangnya manfaat sabun antibakteri dalam membunuh kuman ini antara lain karena penggunaan yang keliru. Agar efektif membunuh kuman, seseorang harus mencuci tangan mereka dengan produk antibakteri sekitar 30 detik. Tapi penelitian menunjukkan, rata-rata orang mencuci tangan hanya selama 6 detik.

Selain itu, penelitian menunjukkan mikroba ternyata mudah beradaptasi dengan zat kimia ini sehingga memicu resistensi antibiotik yang sedianya merupakan obat untuk mengatasi infeksi. Beberapa studi pada hewan juga menunjukkan zat kimia ini memengaruhi hormon dalam tubuh.

Untuk mencegah cara penggunaan yang keliru dan dampak negatif yang ditimbulkannya, badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) mempertimbangkan untuk melarang zat kimia antibakteri dari produk pembersih tubuh sehari-hari kecuali pihak produsen bisa membuktikan zat kimia ini aman dan efektif. Bahan kimia triklosan juga nantinya hanya bisa dibeli dengan resep.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Penggunaan Keliru, Sabun Antibakteri Justru Berdampak Negatif
Ditulis oleh tasya diah safitri safitri
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.ifadahsyat.biz/2014/04/penggunaan-keliru-sabun-antibakteri.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".