Apa yang Terjadi jika Kita Menelan Permen Karet?

Posted by tasya diah safitri safitri Jumat, 11 Juli 2014 0 komentar


Ilustrasi

Sistem pencernaan tidak hanya menyangkut lambung dan usus, tetapi juga melibatkan suatu sistem organ yang kompleks yang meneruskan dan mengubah makanan yang masuk menjadi energi yang diperlukan.

Sistem pencernaan yang sehat akan membantu mencegah masuknya bakteri dan menguatkan kekebalan tubuh. Ketahui apa saja mitos mengenai kesehatan pencernaan.

- Permen karet tak bisa dicerna tubuh
Sepertinya memang permen karet bisa tinggal cukup lama di perut, apalagi permen karet tidak bisa larut di mulut seperti makanan lain. Selain itu, saluran cerna tidak bisa memecahnya. Namun, tidak benar jika permen karet akan lengket di usus karena sistem saluran cerna terus bergerak sehingga setiap hal yang masuk dalam tubuh juga akan dikeluarkan melalui tinja.

- Makanan pedas sebabkan sakit mag
Zaman dulu, makanan pedas sering dianggap sebagai penyebab sakit mag. Akan tetapi, kini para ahli sudah menemukan fakta sebenarnya. Mayoritas penyakit mag disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori atau juga obat-obatan tertentu. Makanan pedas memang bisa memicu gejala sakit mag, tetapi itu bukan penyebab awalnya.

- Kacang-kacangan menyebabkan radang usus
Orang yang menderita diverticulitis, kondisi dinding usus yang berkantong-kantong dan mudah meradang serta infeksi dulu dilarang mengonsumsi kacang-kacangan dan jagung. Akan tetapi, studi teranyar menyebutkan bahwa makanan tinggi serat seperti kacang justru bisa menurunkan risiko penyakit ini.

- Kacang-kacangan memicu gas
Kacang sebenarnya bukan penyebab utama timbulnya gas dalam perut. Makanan yang mengandung susu sebenarnya adalah pemicu utama karena tubuh kita kurang bisa mencerna laktosa (gula) dalam susu. Tak heran jika banyak orang yang merasa kembung setelah minum susu.

- Makin tua, makin berisiko sembelit
Banyak orang berusia lanjut yang kerap mengalami sembelit, tetapi sebenarnya bukan faktor penuaan yang menjadi penyebabnya. Orang tua biasanya lebih jarang bergerak, banyak duduk, dan kurang minum air. Inilah yang menyebabkan kesulitan buang air besar.

Sumber : www.webmd.com

Baca Selengkapnya ....

Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Datang Bulan

Posted by tasya diah safitri safitri 0 komentar


Ilustrasi

"Tamu bulanan" biasanya mendatangkan sejumlah gejala, antara lain membuat mood  mudah naik turun,  malas bergerak dan nafsu makan meningkat. Memang tak ada salahnya mengkonsumsi makanan lebih banyak pada periode menstruasi, yang tidak tepat adalah makan banyak tanpa memperhatikan kandungan makanan tersebut. Biasanya ini adalah penyebab berat badan malah bertambah ketika selesai datang bulan.

1. Sayuran dan buah-buahan
Buah-buahan serta sayuran adalah makanan paling baik untuk dikonsumsi. Begitupula saat Anda menstruasi. "Gula yang terkandung secara alami pada buah-buahan, akan memenuhi kebutuhan gula yang tinggi saat Anda datang bulan" ujar Tari Rose, ahli kebugaran.

2. Hindari minuman mengandung kafein
Mengonsumsi minuman yang mengandung kafein akan membuat perut menjadi makin kembung dan perih. Kandungan kafein merangsang asam lambung dan usus yang lebih  sensitif saat datang bulan.

3. Makan makanan berkalsium tinggi
Menurut konselor gizi dan kesehatan Latham Thomas, perempuan memerlukan setidaknya 1.200 miligram kalsium setiap harinya. Anda dapat mengkonsumsi brokoli, yogurt, atau makanan berkalsium tinggi lainnya untuk memenuhi kebeutuhan kalsium tersebut.

4. Hindari makanan yang terlalu asin
Tubuh kita memang membutuhkan garam, tetapi makanan yang mengandung terlalu banyak garam seperti makanan cepat saji dan makanan yang diproses berbahaya bagi tubuh. Jumlah yang direkomendasikan oleh para ahli adalah 2.300 miligram perhari atau setara dengan 1 sendok teh penuh.

5. Cokelat
Makan cokelat, terutama cokelat hitam yang mengandung 60 persen kandungan biji kokoa tiap hari selama Anda datang bulan sangat dianjurkan. Cokelat akan membantu mengurangi nyeri saat datang bulan, dan antioksidan yang ada pada coklat akan membatu mood  menjadi gembira.

6. Makanan yang mengandung magnesium tinggi
Makanan yang kaya magnesium seperti kacang-kacangan dan tahu akan mengurangi perut kembung saat datang bulan

7. Jangan lupa konsumsi air dan vitamin
Vitamin yang baik dikonsumsi saat datang bulan adalah vitamin E yang terdapat pada alpukat, dan kuning telur.  Jangan lupa untuk banyak mengkonsumsi air putih saat anda datang bulan.

Sumber : sheknows.com

Baca Selengkapnya ....

Buah Apel Tingkatkan Libido Wanita

Posted by tasya diah safitri safitri Kamis, 10 Juli 2014 0 komentar

Ilustrasi

Kandungan kalorinya yang rendah membuat buah apel menjadi snack andalan bagi wanita yang ingin menjaga berat badannya. Tetapi ternyata buah ini juga berpotensi sebagai afrodisiak.

Menurut sebuah studi terbaru, buah apel bisa meningkatkan gairah seksual wanita. Jika dikonsumsi setiap hari, buah ini bisa meningkatkan fungsi seksual pada wanita yang sehat. Demikian menurut kesimpulan studi yang dipublikasikan dalam Archives of Gynecology and Obstetrics.

Penelitian tersebut menganalisa 731 wanita Italia sehat berusia 18-43 tahun. Seluruh partisipan diminta melaporkan konsumsi apel harian mereka dan juga pola makannya.

Para responden dibagi dalam dua kelompok, pertama adalah yang makan apel setiap hari (lebih dari satu buah), dan yang makan apel kurang dari satu buah setiap hari. Mereka juga diminta mengisi Indeks Fungsi Seksual Wanita (FSFI). Dalam indeks tersebut teradapat 19 pertanyaan tentang aktivitas seksual, termasuk frekuensi dan kepuasan seksual.

Hasilnya, mereka yang makan apel setiap hari memiliki skor FSFI paling tinggi. Ini berarti mereka mengalami peningkatan kepuasan seksual.

Sering mengonsumsi apel ternyata akan meningkatkan lubrikasi dan fungsi seksual, sehingga mereka pun lebih puas saat berhubungan seksual.

Para peneliti menduga phloridzin yang terdapat dalam apel mungkin menjadi penyebabnya. Phloridzin adalah kandungan yang mirip dengan hormon seks wanita yang disebut estradiol yang berperan besar dalam gairah seksual.


Baca Selengkapnya ....

Pola Asuh Penuh Cinta Bentuk Karakter Positif Anak

Posted by tasya diah safitri safitri Rabu, 02 Juli 2014 0 komentar

Ilustrasi

Berita tentang korupsi, kekerasan, atau perundungan (bullying) para murid sekolah, di media selama beberapa tahun terakhir telah menjadi makanan kita sehari-hari. Sebuah tanda bahwa kita perlu menanamkan kembali pendidikan karakter pada anak.

Pendidikan mengenai budi pekerti, mana yang baik dan buruk, sebenarnya sudah diajarkan di sekolah sejak tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Tetapi, mengapa budi pekerti tersebut tidak juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita bisa dengan mudah melihatnya di sekitar kita, saat puasa pun masih ada yang tawuran, belum lagi soal fitnah dan kampanye hitam. Kita tahu mana yang benar, tapi tidak dilakukan," kata Dr.Ratna Megawangi, pendiri Indonesian Heritage Foundation, di acara konferensi pers Misi Pahlawan Cilik Pepsodent di Jakarta (1/7/14).

Ratna mengatakan, pembentukan karakter memang tidak bisa instan, diperlukan disiplin diri untuk bisa mengontrol dorongan diri. "Harus dilakukan dari awal secara benar dan semuanya dimulai dari rumah," katanya.

Ia mengatakan, orang yang berkarakter kuat memebutuhkan nurani yang kuat. "Nurani itu ada dalam diri. Ada rasa malu kalau berbuat salah, ada rasa berdosa kalau menyakiti orang lain," ujarnya.

Nurani tidak bisa berkembang jika dalam diri seseorang berkembang pribadi neurosis. Menurut Ratna, nurani seseorang tidak bisa berkembang jika sejak kecil sudah salah didik.

"Anak-anak yang dibesarkan dengan penuh ancaman, kemarahan, dan minder, akan berkembang menjadi pribadi neurosis. Ini karena anak stres sehingga tubuhnya dibanjiri hormon kortisol atau hormon stres," katanya.

Selain di sekolah, pendidikan yang keliru di sekolah juga bisa membuat anak merasa khawatir, terancam, dan apatis. "Jangan masukkan anak ke sekolah yang seperti penjara," tegasnya.

Pola Asuh

Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan, anak merupakan cerminan dari orangtua. Jika orangtua memberikan dasar yang kuat, maka anak juga akan tumbuh dengan karakter kuat.

"Orangtua bisa menerapkan pola asuh yang demokratis dalam mendidik anak dan bersifat membimbing anak sesuai dengan kemampuannya tanpa menuntut. Pola ini membangun kedekatan emosional yang kuat," katanya dalam kesempatan yang sama.

Senada dengan Vera, Ratna mengingatkan pentingnya membesarkan anak dalam suasana cinta. "Pola asuh yang penuh cinta akan membuat tubuh anak dibanjiri hormon endorfin sehingga anak pun merasa nyaman, gembira. Ini akan memberi fondasi bagi jiwa yang sehat," ujarnya.

Orangtua juga hendaknya tidak hanya menuntut anak memiliki kemampuan akademis tinggi tapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual.

Selain pola asuh, yang tak kalah penting adalah kesehatan fisik. "Anak yang sakit-sakitan akan kehilangan kesempatan untuk belajar. Kesehatan juga punya pengaruh kuat akan kendali psikologis," kata Vera.

Sumber: kompas.com

Baca Selengkapnya ....

Berwajah Menarik, Orang Lebih Jarang Kena Penyakit?

Posted by tasya diah safitri safitri Selasa, 01 Juli 2014 0 komentar
Ilustrasi

Orang yang berwajah rupawan ternyata bukan hanya lebih beruntung dalam pergaulan dan karier, tapi juga kesehatan.  Menurut sebuah studi baru, orang dengan penampilan menarik memiliki risiko lebih rendah menderita asma, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Studi tersebut juga menemukan, semakin menarik penampilan pria atau wanita, semakin sulit bagi mereka untuk mengalami permasalahan kesehatan, dari mulai kolesterol tinggi hingga depresi. Mereka juga merasa lebih sehat, lebih sedikit waktu tak masuk kerja, dan lebih sedikit didiagnosis berpenyakit semasa hidupnya.

Studi tersebut melibatkan 15.000 pria dan wanita yang berusia 24-35 tahun yang diikuti sejak usia mereka 10 tahun. Peneliti mengklaim studi ini merupakan studi terbesar yang menemukan hubungan antara kemolekan dengan kesehatan.

Menurut peneliti asal dari University of Cincinnati tersebut, kemolekan fisik seseorang menandakan ia memiliki gen yang baik. Gen yang baik juga merupakan sinyalemen kesehatan yang baik, sehingga keturunan yang dihasilkan pun juga sehat.

Dalam studi itu, peneliti melakukan wawancara dan memberikan kuesioner sekaligus menganalisis data kesehatan peserta. Wawancara dan kuesioner tersebut kebanyakan berisi tentang pengalaman didiagnosis dengan penyakit atau gejala tertentu.

Tingkat kemolekan dinilai secara subjektif oleh peneliti setelah 90 menit waancara. Peneliti mengategorikan peserta ke dalam lima kategori, sangat tidak menarik, tidak menarik, rata-rata, menarik, dan sangat menarik.  Hasilnya, terlihat hubungan langsung antara tingkat kecantikan atau ketampanan dengan kondisi kesehatan. Semakin menarik seseorang dinilai, semakin rendah risiko kesehatan yang mereka miliki.

Setiap penambahan tingkat penilaian kemenarikan fisik, pria memiliki risiko 13 persen lebih rendah untuk mengalami kolesterol tinggi, 20 persen lebih rendah untuk tekanan darah tinggi, 14 persen lebih rendah untuk depresi, 23 persen lebih rendah untuk ADHD, dan 21 persen untuk gagap.

Sementara pada wanita, setiap penambahan tingkat penilaian kemenarikan fisik, mereka memiliki risiko 21 persen lebih rendah untuk diabetes, 12 persen lebih rendah untuk asma, 17 persen lebih rendah untuk depresi, 18 persen lebih rendah untuk ADHD, 18 persen lebih rendah untuk gagap, dan 13 persen lebih rendah untuk tinitus.

"Baik pria dan wanita yang nilai lebih menarik juga lebih positif terhadap kesehatannya," kata peneliti.



Baca Selengkapnya ....
IFA DAHSYAT support BELI TIKET MURAH - Original design by Bamz | Copyright of IFA DAHSYAT " Seni Berbelanja di Rumah ".